Pages

Selasa, 30 April 2013

Membuat Rok Denim Maxi Gampang Dan Tidak Ribet



Rok maxi sepertinya sedang banyak digandrungi kembali oleh wanita di Indonesia. Mulai dari yang berbahan chiffo hingga denim tentu sudah memiliki pemujanya sendiri. Kalau denim atau jeans, siapa sih yang tidak suka dengan yang satu itu? Jeans memang celana sejuta umat ya, Ladies.
Anda mungkin sekarang sedang kebingungan untuk membuang celana-celana yang sudah tidak layak untuk dipakai. Entah karena sobek atau warnanya yag sudah tidak se-oke dahulu. Daripada dibuang, kenapa tidak dibuat yang baru saja. Yang baru? Yup, pakai saja jeans Anda yang butut dan sulap menjadi rok maxi yang cantik dan trendi.

Anda hanya membutuhkan, sepotong celana jeans dan potong sesuai di gambar, kain dengan corak dan panjang sesuai selera Anda. Tidak lupa juga, peralatan untuk menjahit ya, Ladies. Sudah siap semuanya?


Petunjuk :

1. Potong celana sesuai dengan garis kantong belakang (seperti di gambar)

2. Siapkan kain yang ingin Ada jadikan maxi skirt dan benang untuk menjahit (Dengan mesin jahit juga disarankan)
3. Jahit kain pada potongan jeans dan rapikan. Maxi denim skirt siap dipakai

Selamat mencoba, Ladies ^^




Sumber : http://www.vemale.com/fashion/tips-and-tricks/21661-diy-membuat-rok-denim-maxi-gampang-dan-tidak-ribet.html

Tips Gaya Untuk Hijabers Yang Suka Travelling





Wanita dan travelling biasanya menjadi dua hal yang sangat bertolak belakang. Apalagi, wanita biasa diidentikkan dengan ribet dengan banyak barang yang akan dibawanya. Mulai dari baju gaya hingga baju tidur, aksesoris untuk segala suasana sampai peralatan make up biar selalu pede pasti akan membingungkan para wanita. Terlebih jika Anda adalah seorang hijaber, hijab yang Anda harus bawa biasanya akan membutuhkan space khusus. Anda tentu selalu ingin terlihat mengagumkan bukan dengan hijab-hijab Anda.

Nah, dikutip dari blog Tiananana, yang dikelola oleh Tiananda yang juga seorang hijabis, ia membagikan do's and dont's untuk Anda yang berhijab dan sangat menggemari travelling. Di dalam blognya, ia berkata bahwa Anda bisa mempraktekkan tips-tipsnya ini jika Anda bepergian dalam waktu singkat dan ke tempat yang memiliki cuaca panas sedang.

Gaya atau nyaman? Itu akan menjadi dilema ketika Anda mulai packing dan memilah-milah baju dan segala lain-lainnya untuk dimasukkan ke dalam tas travel Anda. Biasanya, ingin gaya tapi malah tidak nyaman karena tas terlalu berat atau tas ringan namun pilihan outfit tidak oke, dilematis ya, Ladies? Nah, untuk Anda, hijabist traveller, Anda bisa mengikuti tips berikut:

Do's

1. Susun apa yang akan Anda bawa

Dalam hal ini, less is more sangatlah berlaku. Anda tentu tidak ingin membawa tas backpack yang super duper berat bukan? Selain akan merepotkan Anda, ini juga akan membuat Anda tidak praktis jika Anda melakukan beberapa perjalanan ke suatu tempat dalam waktu yang singkat. Ini juga akan membuat Anda mudah lelah dan tidak lagi bersemangat, bisa menghancurkan travelling Anda, donk ya?

Triknya adalah gunakan satu outfit satu atau dua kali, bahkan lebih. Ini tentu akan memudahkan Anda untuk hanya memasukkan satu item yang bisa Anda mix and match kan dengan item lainnya. Jika Anda berencana untuk 'bermain kotot' pada saat travelling, pertimbangkan juga tentang pencuciannya. Semakin mudah dibersihkan, semakin praktis juga bukan?

2. Cukup satu sepatu

Apa? Satu sepatu saja? Mana cukup? Anda pasti sudah berpikir seperti itu ketika melihat tips yang kedua ini. Hmm... Jika Anda melakukan backpack atau travel singkat sekalipun, disarankan untuk membawa satu saja sepatu. Tiananda menyarankan bahwa sebaiknya Anda membawa rubber shoes dengan sol yang nyaman, apalagi jika nantinya dalam traveling Anda akan banyak sekali berjalan.

Selain itu, rubber shoes juga bisa kering dengan cepat. Jadi Anda tidak perlu khawatir jika hujan ataupun setelah bermain kotor. Sepatu jenis ini juga tidak mudah kotor dan tidak menyakiti kaki Anda. Ini lah hal yang paling penting. Anda tentu tidak ingin bukan menggunakan sepatu stylish namun kemudian kaki Anda lecet? Anda juga bisa memilih sneaker agar dapat berjalan dengan nyaman. Yang penting adalah kenyamanan untuk kaki Anda.

3. Rencanakan list pakaian Anda

Nah, ini juga sangat penting, Ladies. Jika Anda akan travelling, Anda harus mempertimbangkan jauh-jauh hari untuk mendaftar apa saja yang akan Anda bawa selama travelling. Anda tentu menginginkan tas yang ringan namun menvakup semua hal, bukan?

Anda bisa melakukan trik yang satu ini jauh-jauh hari sekali. Kemudian, timbun sebentar list Anda dan liat apa saja yang benar akan Anda butuh selama travelling.

Dont's

Ini tentu berisi apa-apa saja yang jangan Anda lakukan jika Anda akan bepergian. Apalagi jika Anda adalah seorang hijabis yang membutuhkan kebutuhan yang mungkin lebih banyak. Berikut tips dari Tiananda:

1. Jangan memakai jersey tee untuk berenangJika Anda berencana untuk melakuka aktifitas berenang dalam travel Anda, mungkin di pantai atau tempat wisata tertentu, kemudian Anda membawa baju renang dengan bahan jersey? Ladies, tahukah Anda, itu akan sangat memberatkan bawaan Anda nantinya. Berat sekali!

Terlebih, pakaian dengan bahan ini sangat akan sulit untuk dikeringkan. Anda tentu tidak ingin membawa pakaian basah kemana-mana, bukan? Pilih saja pakaian renang dengan bahan spandex stretch. Jika Anda hijabis, Anda bisa memasangkannya dengan outer katung yang ringan untuk menutupi bagian tubuh tertentu.

2. Membawa denim jeansDenim jeans memang must item ya untuk fashion wanita. Tapi, jika Anda akan traveling dan tidak ingin ribet, mungkin item ini harus Anda masukkan dalam black list.

Selain berat, item ini juga akan memakan banyak tempat pada tas tavel Anda. Kalaupun Anda memang kekeh ingin membawa, bawa satu saja denim jeans dan pastikan tidak akan membuat ribet tas travel Anda.

3. Kosongkan dompet

Anda hobi mengoleksi kartu-kartu nama bahkan bon? Hmm... Khas wanita sekali. Untuk travelling, Anda bisa meninggalkan kartu-kartu yang mungkin tidak akan Anda gunakan, seperti kartu nama, kartu kredit hingga struk bekas belanja minggu lalu.

Kartu kredit juga bisa Anda tinggalkan. Selain untuk membuat praktis dompet Anda, ini juga akan membuat Anda lebih hemat. Dengan begini, Anda akan diharuskan untuk mengatur segala detail keuangan yang akan Anda lakukan selama perjalanan.

Aksesoris yang harus dibawa

1. Sunglasses

Ini memang menjadi item yang harus Anda bawa jika Anda bepergian. Selain untuk melindungi mata dari sinar matahari, ini juga bisa menjadi pelengkap fashion Anda. Jika Anda juga merupakan seorang yang selalu tampil dengan kantung mata ketika bangun tidur, ini juga bisa menjadi kamuflase yang cantik.

Anda juga bisa memakainya untuk menutupi mata Anda ketika tidur. Anda tentu tidak ingin terbangun dengan begitu berantakan. Nah, sunglass bisa menjadi senjata Anda, Ladies.

2. Scarf

Jika Anda adalah hijabis, tentu ini tidak boleh tertinggal. Ini akan sangat berguna untuk Anda ketika travel. Selain bisa menjadi item yang bisa Anda otak-atik untuk hijab dan shawl ketika dingin melanda, ini juga bisa menjadi pelindung ketika tidur. Wanita biasanya tidak ingin terlihat buruk bahkan ketika sedang tidur, jadi inilah senjatanya.

Scarf, dengan bahan yang agak tebal juga bisa Anda manfaatkan sebagai sajadah, selimut bahkan alas untuk duduk. Nah, kalau yang satu ini, pilih yang bahannya tebal ya, Ladies. Satu barang dengan banyak guna tentu akan meringankan bawaan Anda bukan?

3. Sunblock

Ini akan sangat menjadi satu hal yang Anda butuhkan, terlebih jika Anda bepergian ke tempat dengan cuaca yang sangat panas. Bawa serta item ini jika Anda pergi ke tempat terbuka seperti pantai, taman bahkan tempat wisata yang banyak ruang terbuka seperti museum dan taman bermain.

4. Senyum

Kalau semua barang sudah masuk ke dalam tas travel Anda, ini harus selalu Anda bawa serta. Sia-sia jika semua bawaan dan jadwal perjalanan sudah Anda pegang namun Anda tidak menikmatinya. Bukankah senyum adalah make up paling praktis dan murah yang dipakai oleh seluruh wanita di dunia?

Ada bisa meninggalkan pakaian terbaik Anda di rumah atau barang-barang yang menurut Anda harus selalu Anda bawa, namun jangan sampai meninggalkan senyum ya, Ladies? Apapun yang Anda bawa dan rencanakan, jangan lupa untuk menikmati perjalanan.

Senin, 29 April 2013

Teori motivasi


   Secara garis besar, teori motivasi dikelompokkan ke dalam tiga kelompok yaitu teori motivasi dengan pendekatan isi/kepuasan (content theory), teori motivasi dengan pendekatan proses (process theory) dan teori motivasi dengan pendekatan penguat (reinforcement theory).Motivasi dapat diartikan sebagai kekuatan (energi) seseorang yang dapat menimbulkan tingkat persistensi dan entusiasmenya dalam melaksanakan suatu kegiatan, baik yang bersumber dari dalam diri individu itu sendiri (motivasi intrinsik) maupun dari luar individu (motivasi ekstrinsik).
 
    Seberapa kuat motivasi yang dimiliki individu akan banyak menentukan terhadap kualitas perilaku yang ditampilkannya, baik dalam konteks belajar, bekerja maupun dalam kehidupan lainnya.. Kajian tentang motivasi telah sejak lama memiliki daya tarik tersendiri bagi kalangan pendidik, manajer, dan peneliti, terutama dikaitkan dengan kepentingan upaya pencapaian kinerja (prestasi) seseorang. Dalam konteks studi psikologi, Abin Syamsuddin Makmun (2003) mengemukakan bahwa untuk memahami motivasi individu dapat dilihat dari beberapa indikator, diantaranya:
1.      Durasi kegiatan
2.      Frekuensi kegiatan
3.      Persistensi pada kegiatan
4.      Ketabahan, keuletan dan kemampuan dalam mengahadapi rintangan dan kesulitan;
5.      Devosi dan pengorbanan untuk mencapai tujuan
6.      Tingkat aspirasi yang hendak dicapai dengan kegiatan yang dilakukan
7.      Tingkat kualifikasi prestasi atau produk (out put) yang dicapai dari kegiatan yang dilakukan
8.      Arah sikap terhadap sasaran kegiatan

Untuk memahami tentang motivasi, kita akan bertemu dengan beberapa teori tentang motivasi, antara lain :
·      Teori Hierarki Kebutuhan Maslow
   Kebutuhan dapat didefinisikan sebagai suatu kesenjangan atau pertentangan yang dialami antara satu kenyataan dengan dorongan yang ada dalam diri. Apabila pegawai kebutuhannya tidak terpenuhi maka pegawai tersebut akan menunjukkan perilaku kecewa. Sebaliknya, jika kebutuhannya terpenuhi amak pegawai tersebut akan memperlihatkan perilaku yang gembira sebagai manifestasi dari rasa puasnya.
Kebutuhan merupakan fundamen yang mendasari perilaku pegawai. Karena tidak mungkin memahami perilaku tanpa mengerti kebutuhannya.

Abraham Maslow (Mangkunegara, 2005) mengemukakan bahwa hierarki kebutuhan manusia adalah sebagai berikut :
1.    Kebutuhan fisiologis, yaitu kebutuhan untuk makan, minum, perlindungan fisik, bernapas, seksual. Kebutuhan ini merupakan kebutuhan tingkat terendah atau disebut pula sebagai kebutuhan yang paling dasar
2.    Kebutuhan rasa aman, yaitu kebutuhan akan perlindungan diri dari ancaman, bahaya, pertentangan, dan lingkungan hidup
3.    Kebutuhan untuk rasa memiliki (sosial), yaitu kebutuhan untuk diterima oleh kelompok, berafiliasi, berinteraksi, dan kebutuhan untuk mencintai serta dicintai
4.    Kebutuhan akan harga diri, yaitu kebutuhan untuk dihormati dan dihargai oleh orang lain
5.    Kebutuhan untuk mengaktualisasikan diri, yaitu kebutuhan untuk menggunakan kemampuan, skill dan potensi. Kebutuhan untuk berpendapat dengan mengemukakan ide-ide, gagasan dan kritik terhadap sesuatu
·      Teori Keadilan
   Keadilan merupakan daya penggerak yang memotivasi semangat  kerja seseorang, jadi perusahaan harus bertindak adil terhadap setiap karyawannya. Penilaian dan pengakuan mengenai perilaku karyawan harus dilakukan secara obyektif. Teori ini melihat perbandingan seseorang dengan orang lain sebagai referensi berdasarkan input dan juga hasil atau kontribusi masing-masing karyawan (Robbins, 2007).
·      Teori X dan Y
   Douglas McGregor mengemukakan pandangan nyata mengenai manusia. Pandangan pertama pada dasarnya negative disebut teori X, dan yang kedua pada dasarnya positif disebut teori Y (Robbins, 2007).
McGregor menyimpulkan bahwa  pandangan manajer mengenai sifat manusia didasarkan atas beberapa kelompok asumsi tertentu dan bahwa mereka cenderung membentuk perilaku mereka terhadap karyawan berdasarkan asumsi-asumsi tersebut.
·      Teori dua Faktor Herzberg
   Teori ini dikemukakan oleh Frederick Herzberg dengan asumsi bahwa hubungan seorang individu dengan pekerjaan adalah mendasar dan bahwa sikap individu terhadap pekerjaan bias sangat baik menentukan keberhasilan atau kegagalan. (Robbins, 2007).
Herzberg memandang bahwa kepuasan kerja berasal dari keberadaan motivator intrinsik dan bawa ketidakpuasan kerja berasal dari  ketidakberadaan faktor-faktor ekstrinsik. Faktor-faktor ekstrinsik (konteks pekerjaan) meliputi :
1.    Upah
2.    Kondisi kerja
3.    Keamanan kerja
4.    Status
5.    Prosedur perusahaan
6.    Mutu penyeliaan
7.    Mutu hubungan interpersonal antar sesama rekan kerja, atasan, dan bawahan
Keberadaan kondisi-kondisi ini terhadap kepuasan karyawan tidak selalu memotivasi mereka. Tetapi ketidakberadaannya menyebabkan ketidakpuasan bagi karyawan, karena mereka perlu mempertahankan setidaknya suatu tingkat ”tidak ada kepuasan”, kondisi ekstrinsik disebut ketidakpuasan,atau faktor hygiene. Faktor Intrinsik meliputi :
1.    Pencapaian prestasi
2.    Pengakuan
3.    Tanggung Jawab
4.    Kemajuan
5.    Pekerjaan itu sendiri
6.    Kemungkinan berkembang.
Tidak adanya kondisi-kondisi ini bukan berarti membuktikan kondisi sangat tidak puas. Tetapi jika ada, akan membentuk motivasi yang kuat yang menghasilkan prestasi kerja yang baik. Oleh karena itu, faktor ekstrinsik tersebut disebut sebagai pemuas atau motivator.
·      Teori Kebutuhan McClelland
   Teori kebutuhan McClelland dikemukakan oleh David McClelland dan kawan-kawannya. Teori ini berfokus pada tiga kebutuhan, yaitu (Robbins, 2007) :

a.    Kebutuhan pencapaian (need for achievement) : Dorongan untuk berprestasi dan mengungguli, mencapai standar-standar, dan berusaha keras untuk berhasil.
b.    Kebutuhan akan kekuatan (need for pewer) : kebutuhan untuk membuat orang lain berperilaku sedemikian rupa sehingga mereka tidak akan berperilaku sebaliknya.
c.    Kebutuhan hubungan (need for affiliation) : Hasrat untuk hubungan antar pribadi yang ramah dan akrab.
Apa yang tercakup dalam teori yang mengaitkan imbalan dengan prestasi seseorang individu . Menurut model ini, motivasi seorang individu sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang bersifat internal maupun eksternal. Termasuk pada faktor internal adalah :
a.    Persepsi seseorang mengenai diri sendiri
b.    Harga diri
c.    Harapan pribadi
d.   Kebutuhaan
e.    Keinginan
f.     Kepuasan kerja
g.    Prestasi kerja yang dihasilkan.
Sedangkan faktor eksternal mempengaruhi motivasi seseorang, antara lain ialah :
a.    Jenis dan sifat pekerjaan
b.    Kelompok kerja dimana seseorang bergabung
c.    Organisasi tempat bekerja
d.   Situasi lingkungan pada umumnya
e.    Sistem imbalan yang berlaku dan cara penerapannya.



sumber :
http://tkampus.blogspot.com/2012/04/pengertian-motivasi-dan-teori-teori.html